Menu

Anggota Polres TPI Bantu, Sosok seorang laki-laki tergeletak dengan mulut berbusa

Sosok seorang laki-laki tergeletak dengan mulut berbusa di simpang Jalan D. I. Pandjaitan depan swalayan Welcome Tanjungpinang Timur, Jumat (29/12) pagi.

Belum diketahui penyebab apa yang terjadi sehingga seorang laki-laki tersebut tergelatak, masyarakat hanya bisa menyaksikan tanpa memberikan bantuan.

Ipda Raja Vindo yang melintas dan menyaksikan kejadian di daerah tersebut langsung turun untuk memberikan bantuan dan mengamankan lelaki tersebut dengan meminta bantuan anggota Satpol PP untuk memindahkan laki-laki tersebut ke depan Ruko milik salah satu warga.

Vindo berusaha mencari apa penyebab laki-laki tersebut tergeletak dengan mengeluarkan buih dari mulut nya, dugaan sementara lelaki tersebut mengalami penyakit Epilepsi ( Ayan ).

Anggota Polsek Tanjungpinang Timur beserta Bhabinkamtibmas yang mendapat laporan dari warga langsung membantu Ipda Vindo untuk mencari tahu keluarga laki-laki yang mengalami Epilepsi, dan diketahui dari salah satu warga bahwa laki-laki itu bertempat tinggal perumahan Mutiara Bintan.

Berdasarkan informasi dari warga, Ipda Vindo dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Air Raja Bripka Arferi membawa laki -laki tersebut ke tempat tinggal nya di Perumahan Mutiara Bintan yang diterima langsung oleh keluarga ( abang ) di rumahnya.

Vindo langsung menceritakan kejadian bahwa adik nya tergeletak dengan mengeluarkan buih dari mulutnya, keluarga ( abang ) membenarkan bahwa adiknya mengalami penyakit epilepsi yang dikenal masyarakat sebagai penyakit ( Ayan ).

Keluarga mengucapkan terima kasih kepada petugas yang sudah rela membantu adik nya yang tergeletak, meskipun warga menelantarkan.

Vindo menduga bahwa masyarakat enggan menolong takut akan tertular penyakit ayan yang di alami, penyakit ayan sebenarnya tidak menular, karena pengetahuan yang minim masyarakat takut membantu, semoga dengan kejadian ini masyarakat tidak perlu takut lagi untuk membantu akan penyakit epilepsi ( Ayan ) karena penyakit ini tidak menular, tutupnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *